Lewati ke konten utama

Mengenal Rowomarto

Profil Desa

Sejarah, arah pembangunan, wilayah, dan informasi dasar Desa Rowomarto.

Tentang Desa

Mengenal Desa Rowomarto

Desa Rowomarto berada di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Desa ini terbentuk sekitar tahun 1930 melalui penggabungan Desa Bakalan dan Desa Sukorami pada masa pemerintahan kolonial Belanda. Penggabungan dilakukan untuk memperlancar pengawasan pemerintahan dan menata tanah ganjaran atau bengkok sebagai penghasilan pamong desa.

Nama Rowomarto dikaitkan dengan Eyang Toyo Merto, tokoh pembabat Dusun Sukorami. Dalam arsip desa, rowo atau toyo berhubungan dengan air atau rawa, sedangkan merto atau marto berarti tenteram dan baik. Rowomarto dimaknai sebagai tempat berair yang kelak menjadi desa yang tenteram dan baik.

Wilayah desa terdiri atas lima dusun: Sukorami, Ngrengket, Bakalan, Gilig, dan Kedungingas, dengan 5 RW dan 33 RT. Pusat pemerintahan awal berada di Dusun Sukorami sebagai dusun krajan, sedangkan informasi pokok dalam dokumen menyebut Dusun Ngrengket sebagai ibu kota desa.

Mata pencaharian utama yang dicatat dalam arsip desa adalah petani dan buruh tani. Bahasa daerahnya adalah bahasa Jawa dengan ragam Ngoko, Krama, dan Krama Inggil. Arsip tahun 2011 juga mencatat kesenian Jaran Kepang atau Samboyo.

Sumber: Sejarah dan Informasi Penting Desa Rowomarto, berdasarkan arsip desa 9 Mei 2011 serta data wilayah dan kependudukan tahun 2026. Data kependudukan di bawah ini bertanggal 29 Juni 2026.

Luas wilayah (data 2026)
743,31 hektare
Tahun terbentuk
Sekitar 1930
Kode pos
64391
Kode PUM
3518092009
Dusun / RW / RT
5 dusun / 5 RW / 33 RT
Tipologi
Persawahan
Penduduk (29 Juni 2026)
5.364 jiwa
Laki-laki
2.760 jiwa
Perempuan
2.604 jiwa
Kepala keluarga
1.810 KK
Kepadatan penduduk
721 jiwa/km²
Ketinggian
54 meter di atas permukaan laut
Mengenal Desa Rowomarto

Arah Pembangunan

Visi dan Misi Desa

Visi

Terwujudnya Desa Rowomarto yang rukun dan makmur berlandaskan moral agama serta terdepan dalam bidang pertanian

Misi

  1. 1Mewujudkan dan mengembangkan kegiatan keagamaan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa.
  2. 2Mewujudkan dan mendorong terjadinya usaha usaha kerukunan antar dan intern warga masyarakat yang disebabkan karena adanya perbedaan agama, keyakinan, organisasi, dan lainya dalam suasana saling menghagai dan menghormati.
  3. 3Membangun dan meningkatkan hasil pertanian dengan jalan penataan pengairan, perbaikan jalan sawah / jalan usaha tani, pemupukan, dan pola tanam yang baik.
  4. 4Menata pemerintahan desa rowomarto yang kompak dan bertanggung jawab dalam mengemban amanat masyarakat.
  5. 5Meningkatkan pelayanan masyarakat secara terpadu dan serius.
  6. 6Mencari dan menambah debit air untuk mencukupi kebutuhan pertanian.
  7. 7Menumbuhkembangkan kelompok tani dan gabungan kelompok tani serta bekerjasama dengan HIPPA untuk memfasilitasi kebutuhan petani.
  8. 8Menumbuhkan usaha kecil dan menengah.
  9. 9Membangun dan mendorong majunya bidang pendidikan baik formal maupun informal yang mudah diakses dan dinikmati seluru warga masyarakat tanpa terkecuali yang mampu menghasilkan insan intelektual, inovatif dan enterpreneur (wirausahawan).
  10. 10Membangun dan mendorong usaha usaha untuk pengembangan dan optimalisasi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, baik tahap produksi maupun tahap pengolahan hasilnya.

Jejak Rowomarto

Sejarah Desa

Sebelum 1930

Desa Bakalan meliputi Bakalan dan Gilig, dipimpin Iman Tirto. Desa Sukorami meliputi Sukorami, Karang Malang, Ngrengket, dan Kedungingas, dipimpin Hardjo Dikromo.

Sekitar 1930

Kedua desa digabung menjadi Desa Rowomarto. Hardjo Dikromo menjadi kepala desa definitif pertama dengan pusat pemerintahan di Dusun Sukorami.

Kepala desa awal

Setelah Hardjo Dikromo, dokumen mencatat Mangun Kadir atau Mangun Dikromo, kemudian Parto Sudarmo atau Samad. Tahun jabatan ketiganya tidak dicantumkan.

1950–1987

Suparman menjabat kepala desa. Masa transisi 1987–1989 tidak dijelaskan dalam dokumen.

1989

Proyek pelurusan dan pengerukan Sungai Widas dimulai dari hilir ke hulu. Lahan bonorowo menjadi lebih produktif dan dalam kondisi tertentu dapat ditanami hingga tiga musim dalam setahun.

1989–1998

H Marsiyo tercatat menjabat kepala desa.

1998–2013 (catatan arsip)

Sukri dicatat menjabat selama dua periode. Tahun akhir 2013 tercantum dalam dokumen bertanggal 2011, sehingga perlu konfirmasi riwayat jabatan.

2004

Kantor Kecamatan Patianrowo dibangun di wilayah Desa Rowomarto.

Setelah 2004

Pembangunan Mapolsek dan Makoramil memperkuat fungsi desa sebagai pusat pelayanan kecamatan.

9 Mei 2011

Dokumen sumber sejarah dan data rupabumi ditandatangani Kepala Desa Sukri. Riwayat ini mengikuti arsip tersebut dan tidak mencakup kepala desa setelah 2013.

Struktur Pemerintahan

Struktur Organisasi Desa

Bagan organisasi pemerintahan desa sebagai dasar koordinasi dan pelayanan masyarakat.

Struktur Organisasi Tata Kerja Pemerintah Desa Rowomarto
Struktur Organisasi Tata Kerja Pemerintah Desa Rowomarto

Wilayah Desa

Peta Desa Rowomarto

Peta lokasi dan gambaran wilayah Desa Rowomarto. Infografis merupakan ilustrasi lokasi, bukan peta penetapan batas desa.

Peta Desa Rowomarto

Letak Geografis Rowomarto

Desa Rowomarto bertipologi persawahan pada ketinggian 54 meter di atas permukaan laut. Arsip 2011 menggambarkan kondisi dahulu sekitar 70 persen wilayah berupa rawa dan 30 persen daratan yang agak tinggi. Pelurusan dan pengerukan Sungai Widas pada 1989 mendukung perubahan lahan bonorowo menjadi pertanian yang lebih produktif. Sungai Widas berhulu di Pegunungan Wilis dan bermuara ke Sungai Brantas.

Lokasi administratif
Kec. Patianrowo, Kab. Nganjuk
Luas wilayah (data 2026)
743,31 hektare
Ketinggian
54 mdpl
Tipologi
Persawahan
Dusun
Sukorami, Ngrengket, Bakalan, Gilig, Kedungingas
Wilayah administrasi
5 RW dan 33 RT
Koordinat dalam data terbaru
Lintang -7,539598; bujur 112,000000
Luas historis (arsip 2011)
Sekitar 747 hektare
Letak Geografis Rowomarto

Sumber: Sejarah dan Informasi Penting Desa Rowomarto; arsip 9 Mei 2011 dan data wilayah tahun 2026. Luas terbaru 743,31 hektare berbeda dari catatan historis sekitar 747 hektare. Koordinat terbaru disalin sesuai dokumen dan belum dipastikan sebagai titik kantor atau pusat wilayah. Peta interaktif: Google Maps; infografis lokasi: Terraink / OpenStreetMap, bukan batas administratif resmi.

Batas Wilayah Desa Rowomarto

Batas desa berdasarkan data wilayah tahun 2026 yang tercantum dalam dokumen Sejarah dan Informasi Penting Desa Rowomarto.

Utara

Desa Jatikalen

Selatan

Desa Pakuncen dan Desa Babadan

Timur

Desa Tirtobinangun dan Desa Ngrombot

Barat

Desa Kedungmlaten